GERHANA BULAN!
Assalamulaikum teman-teman semua!
Apa kabar? Hari ini aku mau share lagi hasil-hasil literasi semester kemarin. Dan untuk kali ini, aku akan memberikan penjelasan tentang "Gerhana Bulan" yang terjadi di tanggal 31 Desember 2018. Selamat membaca!
Menurut bidang astronomi,
Gerhana bulan adalah peristiwa saat sebagian atau keseluruhan wajah bulan yang dalam fase purnama tertutup oleh bayangan bumi. Sehingga bulan menjadi tampak gelap; ada kalanya sebagian pada saat gerhana sebagian ataupun seluruhnya pada saat gerhana bulan total. Itu terjadi bila bumi berada di antara matahari dan bulan pada satu bujur astronomi yang sama, sehingga sinar matahari tidak dapat mencapai bulan karena terhalangi oleh bumi.
| Seperti pada gambar di atas, |
gerhana bulan muncul bila bulan sedang beroposisi dengan matahari. Tetapi karena kemiringan bidang orbit bulan terhadap bidang ekliptika sebesar 5°, maka tidak setiap oposisi bulan dengan Matahari akan mengakibatkan terjadinya gerhana bulan. Perpotongan bidang orbit bulan dengan bidang ekliptika akan memunculkan 2 buah titik potong yang disebut node, yaitu titik di mana bulan memotong bidang ekliptika. Gerhana bulan ini akan terjadi saat bulan beroposisi pada nodetersebut. Bulan membutuhkan waktu 29,53 hari untuk bergerak dari satu titik oposisi ke titik oposisi lainnya. Maka seharusnya, jika terjadi gerhana bulan, akan diikuti dengan gerhana matahari karena kedua node tersebut terletak pada garis yang menghubungkan antara Matahari dengan bumi.
Sebenarnya, pada peristiwa gerhana bulan, seringkali bulan masih dapat terlihat. Ini dikarenakan masih adanya sinar Matahari yang dibelokkan ke arah bulan oleh atmosfer bumi. Dan kebanyakan sinar yang dibelokkan ini memiliki spektrum cahaya merah. Itulah sebabnya pada saat gerhana bulan, bulan akan tampak berwarna gelap, bisa berwarna merah tembaga, jingga, ataupun coklat.
Sekian untuk kali ini ya teman-teman. Jangan lupa baca karyaku yang lain ya, di http://namasayayunia.blogspot.co.id Terima kasih :)
Komentar
Posting Komentar